Kisah Klasik - Aku Untuk Negeriku

(siapa yang mempunyai kedudukan yang paling tinggi...mulia...? seorang raja... ada yang melebihinya... seorang dewa... tetapi ada yng lebih baik lagi... ialah seoarng "pengembara yang menyelesaikan kembaraannya"... ialah seoarang "insan musafir yang menyelesaikan perjalanannya...")

ada makna yang terkandung begitu besar dan dalam, apakah bisa kita menggalinya... memahaminya...?... "seoarang pengembara yang menyelesaikan kembaraannya"... tabah sampai akhir.



raja ialah seraong pemimpin, pemimpin negeri-kerajaannya. dewa, orang kuno memohon-menghaturkan sesembahan kepadanya agar terkabulkan hajatdan keselamatan. tetapi lebih dari itu seoarang pengembara. setiap jiwa, setiap diri adalah pengembara, pengembara kehidupan yang suci. apakah kita termasuk yang akan menyelesaikannya dengan sebaik-baik dan sebenar-benarnya? hanya kejujuran sanubarilah yang bisa menjawabnya!.


kembaraan kita adalah kehidupan ini - mungkin, tidak salah juga kalau kita objekkan "suatu perjalanan" yang akan kita tempuh - kehidupan yang sebenarnya realita sehari-hari yang kita hadapi, kita jalani, yang lebih keras dari apa yag kita bayangkan. kita hadapi berbagai masalah yang terus mendera kita, disitu kita diuji sampai manakah kesabaran dan kesanggupan kita meredamnya. hanya kita yang dapat merasakannya -'disini'- para penggiat alam terbuka - para petualang ya kita. kita yang tidur dan makan dengan tanah. hanya dengan tujuan ingin mencari ketenangan diri, diri yang terpanggil untuk menyatukan rasa di alam tuhan.

dalam setiap kegiatan atau kembaraan, kita belajar dan mendapatkan pelajaran. oleh karena itu teramat ( apakah namannya mulia... agung... ) seoarang 'diri' yang terpanggil untuk menyelesaikan kembaraannya itu. belajar, belajar dan belajar HIDUP. apakah seorang raja atau dewa... makna hidup sesungguhnya?!.

hidupputrafajar

Lalu...dari kutipan diatas, apakah hidup kita hanya untuk kita saja..? tentu tidak kan..? hidup kita ini untuk semua orang, untuk agama, dan satu lagi yang penting, yaitu untuk negeri kita, negeri yang kita injakkan sekarang, negeri tempat lahir kita, tanah air kita.

Dewasa ini, banyak orang yang selalu mengeluh dengan keadaan negeri kita sekarang. contohnya banyak orang yang berucap : "buat apa kita membela negara kita kalau hidup kita susah..?", "buat apa kita mikirin negara kita kalau negara tidak mikirin kita..?", dan masih banyak yang lainnya. SAYA PALING BENCI DENGAN ORANG YANG BERBICARA SEPERTI ITU, APALAGI SAMPAI DIUCAPKAN DI KHALAYAK BANYAK.

Jangan tanya apa yang negara sudah berikan pada kita, tapi tanya pada diri kita, APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK NEGERI INI..?. sebagai warga negara yang baik, tentu kita ingin negara kita maju seperti negara-negara maju lainnya. Untuk itu kita mesti lakukan sesuatu untuk negeri ini, melakukan sesuatu yang real, nyata, dan bermanfaat buat kita dan negeri kita tentunya. tidak perlu kita berperang seperti jaman kita dijajah dulu, tidak perlu kita angkat senjata seperti dulu, negeri kita sudah merdeka, negeri kita sudah bebas dari penjajah, tapi belum sepenuhnya merdeka. kita masih dibelenggu oleh jerat kemiskinan, bukan hanya miskin harta, tapi miskin moral, miskin rasa nasionalisme. itu yang peling penting, jangan sampai kita miskin moral dan miskin nasionalisme karena  hal itu yang dapat menghancurkan kita dan negeri tercinta kita ini.

Lalu, apa yang bisa kita perbuat untuk negeri ini..? jawabnya tentu saja banyak. Sebagai pelajar kita belajar dengan sungguh sungguh, sebagai pekerja kita bekerja dengan sungguh sungguh. sebagai tentara amankanlah negeri ini dari ancaman asing. sebagai pejabat dan anggota legislatif haruslah memiliki ide ide kreatif yang dapat menyelamatkan negeri ini, yang dapat memajukan negeri ini. sebagai presiden pastilah untuk mengeluarkan kebijakan yang memihak rakyat banyak dan yang pasti kebijakan yang baik untuk negeri ini. sebagai pengangguran-pun kita bisa lakukan dengan cara kita seperti tidak pernah berhenti untuk mencari kerja sebelum pekerjaan sampai di tangan kita. dan masih banyak yang lainnya, itulah yang bisa kita kerjakan.

Ingat kutipan Ir. Soekarno, presiden pertama kita : "Negeri kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-saudara. Berjiwa besarlah, berimagination. Gali ! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia". Membacanya saja bulu kuduk saya sampai bergetar, apalagi sampai mendengarnya langsung dari yang mengucapkan.

Untuk saya sendiri  yang tercatat sebagai mahasiswa di salah satu STMIK dan bekerja di salah satu warnet di kota cirebon-pun akan belajar dan bekerja dengan sekuat tenaga saya. Demi  saya sendiri, demi keluarga, demi orang banyak, demi agamaku ini, demi negeri ini, demi bangsa ini, demi negara ini, demi tanah airku ini, saya tidak akan menyerah. MAJU TERUS INDONESIA. seluruh badan ini tidak akan berhenti belajar dan bekerja untuk INDONESIAKU sebelum ajal memanggilku.

salam, Fajardesign

3 Responses so far.

  1. tyas says:

    berbuat baik kepada sesama, membantu org lain yg membutuhkan, dan hal2 (sepele) lainnya, secara nggak langsung juga sudah memberikan kontribusi positif kepada negara kita...

    nice post, Fajar..

  2. abie says:

    saya bersama segenap penghuni rimba raya mendukung blog ini dalam kontes yang sedang di ikuti saat ini...
    lewati lembah bukit dan hutan terus maju pantang mundur bro! succes

  3. PakGuruSD says:

    Sebagai pelajar atau mahasiswa memang yang paling gampang ya belajar. Kuliah jangan suka bolos ya :)

Leave a Reply

please write comments / feedback that builds from an article / design above ....